2 August 2019 Mervin Yeo

Kalahkan Birunya Hari Senin

Read in English

beat the monday blues

Apa kamu berfikir tentang pekerjaan di hari Minggu dan gelisah?

Apa kamu tidak semangat bekerja di Senin pagi?

"Selamat hari Kamis! Satu hari lagi menuju Jumat!", kata DJ radio menuju akhir pekan kepada pendengarnya. Banyak dari mereka berfikir demikian sepanjang minggu tentang bersepeda, pergi ke pantai, atau bermain golf. Kita semua menanti datangnya akhir pekan, tapi setiap Minggu sore datang... stress melanda dan kita mulai merasa tidak nyaman. Jika kamu tidak mengalami hal ini - bagus untuk kamu - ini adalah "down syndrome"tipe lain, lebih dikenal sebagai "Monday Blues". Namun entah bagaimana, awan kelabu dan perasaan gelisah dimulai di Minggu sore.

Alasannya bisa jadi jam kerja yang malam setiap hari, atau atasan yang banyak menutut, atau kolega yang tidak dapat bekerja sama. Bisa juga alasannya upah yang renda, atau rutinitas yang membosankan. Tidak heran kamu tidak suka pergi bekerja. Dan ini selalu paling buruk di hari Senin - kamu entah bagaimana lebih sering bangun tidak nyaman di hari Senin dibanding hari lain.

Perubahan itu Baik

Ijka kamu salah satu yang mengalami ini setiap minggu, kamu tidak sendirian. Pertanyaannya, apakah ini awal yang kamu mau untuk minggu ini? Bukankah ini waktunya merubah rutinitas? Tidak, bukan bulan depan, minggu depan, tapi akhir pekan ini. Kamu berhutang ke diri sendiri untuk menikmati pekerjaanmu.

Screenshot_2019-07-19 product-image-18557922_1200x1200 jpg (WEBP Image, 810 × 810 pixels) - Scaled (78%)

Berhentilah menangisi alarm setiap Senin pagi. Dan kami sudah cukup mendengar dan membaca tentang dampak negatifnya - ini saatnya menjadi positif. Ketika kamu mulai menghitung berkat, kamu akan memiliki lebih banyak alasan untuk menanti minggu kerja yang hebat. Jadi warna apa yang akan kamu tambahkan ke hari Seninmu?

Contohnya, coba berfikir lebih positif. Ketahui bahwa sikap mental adalah sesuatu yang kamu - dan hanya kamu - yang dapat kontrol. Sikapi kontrol itu, dan lakukannya. Penuhi pikiran dengan apa yang kamu mau lakukan jadi tidak ada waktu yang tersisa untuk memikirkan apa yang kamu tidak mau lakukan.

"Apapun yang kamu selalu pikirkan dan fokuskan, kamu akan maju kedepan."

~ Anthony Robbins

Selanjutnya, hitung berkat-berkat. Kami sering mendengar kolega kami di Senin pagi mengeluh tentang akhir pekan terlalu pendek. Dekade yang lalu, banyak dari kita yang masih harus bekerja di hari Sabtu. Hari ini, sebagian besar perusahaan menawarkan 5-hari kerja seminggu dengan harapan pegawai yang lebih bahagia dan profuktif, namun coba tebak apa? Kamu benar! Memang masih tidak cukup... tidak akan pernah cukup.

"Seorang pesimis melihat kesulitan di semua kesempatan, seorang optimis meliaht kesempatan di semua kesulitan." ~ Churchill

Benar, kalau tidak semua kita beruntung untuk memiliki pekerjaan yang kita suka, memiliki kolega yang baik dan atasan yang pengertian. Jika kamu memiliki pekerjaan baik dan masih berkeluh kesah, bacalah koran tentang bagaimana banyak dari kita yang di PHK tahun kemarin. Baca tentang lulusan baru yang masih belum bekerja setelah 5 bulan mencari pekerjaan. Mulai hargai apa yang kamu punya. Kekhawatiran tidak mengubah situasi, namun aksi yang dapat mengubahnya.Akan membantu jika kamu bercerita dengan pasangan atau teman. Dr Richard Carlsn menulis buku best-seller, "Don't sweat the small stuff... it's all small stuff (jangan pusingkan hal kecil.... semuanya hal kecil)" Dengan kata lain, masalah terasa lebih besar dari aslinya keitka kita memberikan banyak perhatian. Jika kamu inign mengubah lingkunan kerja, ambil langkah berani itu, meskipun itu akan memotong gaji. Tambahan sedikit tidak berarti jika harus tidur lebih sedikit dan lebih sering mengujungi dokter.

Bermotivasi untuk Bekerja

Aman untuk berasumsi kalau kita meraasa paling baik ketika merasa berkomitmen? Kamu percaya dalam apa yang kamu lakukan. Kamu percaya ketika melakukan sesuatu yang baik untuk seseorang termasuk untuk diri sendiri. Jadi, selain uang, ini alasan-alasan untuk kamu bermotivasi bekerja:

  • Kamu ingin berkesempatan melakukan pekerjaan yang baikmotivated to work
  • Kamu ingin berkontribusi
  • Kamu ingin membuktikan kamu bisa
  • Kamu ingin menguasai keahlian baru

"Kepastian dari tujuan adalah awal adri semua prestasi, dan kurangnya adalah batu sandungan dari sembilan puluh delapan dari seratus orang karena mereka belum mendefinisikan tujuan dan mulai menujunya." ~ Napoleon Hill

Semua orang memiliki visi masing-masing untuk masa depan. Ketika visi tersebut terbatasi, merekapun terbatasi di pertumbuhannya. Yang membedakan orang sukses dengan orang yang tidak adalah mimpi yang memotivasi. Orang sukses melihat diluar dirisendiri; mereka maju kedepan dengan kepercayaan tanpa takut. Presiden Amerika Robert F. Kennedy adalah orang yang mengatakan. "Beberapa orang melihat hal seperti seharusnya dan berkata, mengapa? Saya melihat hal seperti seharusnya dan berkata, mengapa tidak?"

Jadi, buat tujuan untuk seminggu kedepan, dan ketika kamu melakukannya, kamu akan mulai tidak sabar mencapainya - perasaan pemenuhan hanyalah hadiahnya.

Relaksasi di Hari Minggu

Salah satu definisi motivasi adalah "dorongan dari dalam, impuls, atau intensi yang menyebabkan seseorang untuk bertindak dengan cara tertentu untuk mencapai tujuan." Kamu mau melihat motivasi? Dengarkan kolega dan staf kamu berbicara tentang anak mereka di sekolah, atau penggemar sepak bola tentang English Premier League. Kamu akan sulit menemukan pekerja tanpa motivasi setelah jam kerja, dan saat Jumat sore.

charged up on sundaysMotivasi datang dari dalam. Kamu harus mengeluarkannya sendiri. Lebih baik lagi, menyebarkannya, karena motivasi menular tapi yang lain akan senang mendapatkannya. Ini saran simpel untuk menghadapi Senin.

Dengan segala cara, relaksasi melalui beragam bentuk rekreasi atau berolahragalah di akhir pekan, tapi JANGAN membuat diri sendiri terlalu lelah sehingga sakit di esok harinya dan harus beristirahat.

Minggu malam ini, coba lakukan ini untuk menyiapkan diri:

Tuliskan daftar yang harus dilakukan minggu ini - pastikan daftar itu dapat diraih dan realistis. Pasang alarm 15 menit lebih awal dari biasanya. Baca buku atau tonton acara TV sebelum tidur. Dengarkan musik yang menenangkan.

Tidur lebih awal. Saat kamu bangun, lihat ke cermin, SENYUM, dan katakan, "Hari ini akan jadi hari yang baik!" Dengan sikap positif dan kesiapan mental, kamu dapat menghadapi minggu bekerja dengan bahagia. Mari dicoba!

Mari nantikan Senin yang berwarna, tidak hanya biru!

Tags: Wawasan Industri, monday blues, produktifitas, blog tamu

Mervin Yeo

As Networking Evangelist, Mervin spreads the good news of networking through his writing, training and coaching. He is the Founder of Introverts Network Asia with thriving networking communities in Singapore, Indonesia and the Philippines. He is on the executive team of a leadership development company as its Director of Regional Development and Strategic Planning.

Comments (0)

Subscribe via e-mail

Previous

Persiapan Bencana: Mengelola yang Tidak Terduga

Next

Kalahkan Birunya Hari Senin